Gejala Penyakit Lambung

Gejala Penyakit Lambung

Ada banyak gejala penyakit lambung yang biasa terjadi pada seseorang. Gejala ini bisa terasa ringan, bisa juga sangat menyakitkan. Salah satu gejala yang paling umum untuk penderita penyakit lambung adalah perut sering kembung dan terasa mual. Jika hal ini sering terjadi, dapat dipastikan penyakit lambung sudah mulai menjadi kronis.

Meski terkesan penyakit yang tidak terlalu berat namun bukan berarti kita boleh meremehkan suatu penyakit terutama penyakit lambung. Penyakit lambung yang dipicu oleh sakit pada lambung bisa mengakibatkan gangguan pada pencernaan sehingga bila tidak ditangani dengan tepat maka bisa saja akhirnya mengganggu tubuh secara keseluruhan bila sakit yang diderita pada lambung sudah tergolong kronis.

Penyakit lambung dan radang lambung pada umumnya terjadi karena adanya luka atau iritasi di lapisan mukosa lambung. Sehingga dinding lambung menjadi merah bahkan mengalami bengkak, berdarah dan luka berparut. Luka juga bisa menjalar hingga ke usus dua belas jari. Salah satu penyebabnya adalah terjadinya produksi asam lambung berlebihan yang mengakibatkan nyeri dan mual bagi penderitanya. Sakit pada lambung bisa diderita oleh semua kalangan usia dan dapat kambuh kembali bila penderita melakukan pola hidup atau makan yang salah sehingga kembali memicu terjadinya luka pada lambung.

Sakit Maag

Maag merupakan salah satu penyakit lambung yang banyak dijumpai pada masyarakat dari berbagai usia, profesi, maupun lapisan masyarakat. Sebagian besar masyarakat pernah mendengar dan mengetahui pencetus terjadinya penyakit lambung yang satu ini. Seperti terlambat makan, makan tidak teratur, makanan atau minuman yang merangsang produksi asam lambung, serta stress.

Meski demikian, mungkin banyak dari kita yang belum sepenuhnya memahami gejala penyakit lambung. Rasa perih pada lambung atau pada ulu hati merupakan hal yang sering disebut sebagai sakit maag. Faktanya, gejala penyakit lambung tersebut tidak harus terasa perih dulu. Rasa tidak nyaman pada lambung/ulu hati yang dibarengi dengan mual atau kembung dan sering sendawa atau cepat merasa kenyang juga merupakan gejala penyakit lambung.

Sakit maag biasa disebut dyspepsia yaitu gejala-gejala kelebihan asam lambung. Saat tingkat asam lambung meningkat, maka lambung akan mengalami kembung dan sendawa. Gejala yang terjadi karena essensi dari penyakit lambung ini adalah adanya peningkatan asam lambung yang berlebihan menghasilkan gelembung-gelembung gas di dalam lambung sehingga seseorang merasakan kembung.

Rasa penuh pada perut atau yang biasa disebut sebah atau begah juga merupakan gejala penyakit lambung yang sering kali tidak disadari. Hal ini bisa dirasakan pada saat sebelum maupun sesudah makan. Penyebabnya juga asam lambung yang berlebihan. Selain rasa kembung, mual, rasa penuh pada perut atu sebah dan begah, ada juga gejala lain yang sering kali tidak disadari sebagai gejala penyakit lambung. Gejala tersebut adalah rasa pahit yang dirasakan di mulut. Rasa pahit ini timbul karena asam lambung yang berlebihan mendorong naik ke kerongkongan sehingga kadang kala timbul rasa asam ataupun pahit pada kerongkongan dan mulut.

Dengan demikian, bila anda merasakan gejala-gejala seperti mual, kembung, sebah atau begah, maupun rasa pahit di lidah, walaupun anda tidak merasakan rasa perih pada lambung, bisa jadi anda mengalami gejala penyakit lambung akibat asam lambung yang berlebih. Oleh karena itu, makan teratur dan menghindari faktor pencetus terjadinya penyakit lambung merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya sakit maag.

Penyebab Penyakit LambungGambar Gejala Penyakit Lambung

Sebagian besar penyebab timbulnya gejala penyakit lambung adalah karena kelalaian penderita dengan memiliki pola hidup dan makan yang kurang tepat. Secara umum penyebab penyakit lambung adalah:

  • Beban pikiran yang berlebihan sehingga mengakibatkan stres dan tekanan emosional.
  • Produksi asam lambung dan pepsin yang berlebihan pada lambung.
  • Lapisan mukosa lambung mengalami luka yang diakibatkan kelebihan asam lambung dan pepsin sehingga fungsi mukosa jadi menurun dan berakibat pada timbulnya luka, iritasi, peradangan pada lambung.
  • Menunda atau terlambat untuk makan dan ketika makan dilakukan secara berlebihan.
  • Mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, minuman beralkohol tinggi, obat-obatan tertentu dan mengonsumsinya secara berlebihan atau tidak sesuai dosis.

Pada beberapa karakter pasien, gejala penyakit lambung juga disebabkan oleh terdapatnya penyakit lain seperti: infeksi bagian dalam tubuh karena bakteri, anemia, penyakit pada ginjal, diabetes dan efek samping dari penggunaan obat untuk penyakit lain.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Komentar Tentang Gejala Penyakit Lambung

Powered by WordPress | Designed by: Themes Gallery. | Thanks to CD, Savings Account and Free WordPress Themes
Artikel Kesehatan Lainnya:close