Madu Sebagai Terapi Maag

Madu Sebagai Terapi Maag

Terapi Maag biasa dilakukan oleh penderita penyakit maag. Terapi ini bermacam-macam caranya, ada yang menggunakan cara tradisional ada juga yang tidak. Lambung merupakan organ berbentuk kantong kosong yang terletak di sebelah kiri atas perut, tepat di bawah tulang iga. Ia dapat mengembang untuk menampung makanan dan minuman hingga 1 galon.

Dalam lambung ada sebuah cincin yang mengatur masuknya makanan. Cincin itu akan menutup ketika makanan sudah selesai antre masuk dalam lambung. Nah di dinding lambung ada lapisan otot yang kuat untuk menghancurkan makanan, bekerja sama dengan 35.000.000 enzim yang mengurai secara kimiawi.

Salah satu cairannya adalah asam hidroklorida (HCL) yang bahkan bisa melumat paku besi!!! Bisa dibayangkan nggak kalo asam ini meningkat bisa merusak lambung sendiri, Itu makanya mukosa lambung melepaskan ion bicarbonate untuk melindungi mukosa dinding lambung dari kerusakan.

Sebetulnya PH di lambung mampu mencegah hidupnya mikroorganisme, kecuali mikroorganisme yang tahan pada PH asam. Hanya saja pada kondisi tertentu, manusia suka berlaku seenaknya dengan pola hidup yang tidak sehat dan ketidakmampuan mengelola emosi, sehingga timbullah penyakit maag. Menunda waktu makan, makan terlalu pedas dan asam, makan kekenyangan, merokok, alkohol, obat-obatan dan vitamin tertentu, bisa memicu penyakit maag.

Manfaat madu bagi pencernaan, khususnya Terapi Maag:

  • Menurunkan asam lambung untuk terapi maag
  • Menyehatkan perut (pengobatan kanker dan peradangan pada usus)
  • Mencegah terjadinya pengendapan karena kandungannya atas asam lebah yang berpengaruh atas bakteri-bakteri usus
  • Mencegah terjadinya sembelit (susah buang air besar)
  • Sumber gizi yang dibutuhkan jaringan liver

Selain itu hasil penelitian membuktikan bakteri-bakteri yang menyebabkan penyakit pada manusia tidak mampu hidup dalam madu karena  di dalamnya ada zat pembasminya berupa: formic acid (mencegah tidak basi), kandungan gula hingga 80%, zat anti bakteri yang disebut antibacterial inhibitore, dan mengandung H202 hydrogen peroxide yang terkenal sebagai pembunuh bakteri. Sehingga madu sangat cocok untuk Terapi Maag.

Sumber : kompasiana

You can leave a response, or trackback from your own site.

Komentar Tentang Madu Sebagai Terapi Maag

Powered by WordPress | Designed by: Themes Gallery. | Thanks to CD, Savings Account and Free WordPress Themes
Artikel Kesehatan Lainnya:close